Tag: Fungsi Thermostat

Fungsi Thermostat Mobil dan Cara Kerjanya

Fungsi Thermostat Mobil- Thermostat adalah salah satu komponen utama pada sistim pendingin mesin yang terdiri dari tutup radiator, radiator, hose, coolant reservoir, water pump, kipas radiator dan thermostat. Secara awam banyak yang mengira dan selalu perhatian pada sistem pendingin adalah radiator. Padahal sistem pendingin mobil bekerja tidak hanya sendiri bahkan thermostat yang kadang tidak terlintas pada masyarakat umumnya justru fungsi thermostat tidak kalah penting dengan radiator itu sendiri.

Fungsi Thermostat Mobil

Pada sisitem ini secara keseluruhan masing-komponen bekerja saling terkait dengan yang lainya untuk melakukan proses pendinginan mobil. Jika salah satu part bermasalah pada sistem ini akan terjadi sesuatu hal yang sangat fatal yakni mesin bisa overheat.

Fungsi Thermostat merupakan salah satu komponen didalam sisitem pendinginan mesin atau biasa di sebut engine cooling. Komponen ini adalah berupa katup yang jika dilalui oleh suhu tertentu (suhu kerja) maka katup ini akan membuka, dan menutup kembali ketika suhu sudah kembali dingin. Katup ini terbuat dari dua jenis logam yang berbeda. untuk mengetahuinya detail baca pada artikel bagian-bagian thermostat.

Sisitem pembakaran pada mesin tentunya akan menghasilkan panas, untuk itu jika tidak terdapat sistem pendinginan yang baik maka akan terjadi panas yang berlebihan uang mengakibatlan mesin overheat. Selain akan terjadi mogok, jika ini berlangsung terus menerus akan membuat umur mesin semakin pendek. Thermostat merupakan komponen pada sistem pendingin yang menggunakan media cairan (coolant).

Fungsi Thermostat Mobil dan Cara Kerjanya

Seluruh kendaraan yang menggunakan sistem pendinginan mesin menggunakan media cair (coolant) pasti di lengkapi dengan komponen yang bernama thermostat. Thermostat ini akan bekerja atau membuka katupnya pada suhu mesin antara 85 hingga 90 derajat celcius. Mengapa demikian? Sebab pemabakaran optimal akan terjadi pada kisaran suhu tersebut. Sehingga kerja thermostat atau fungsi thermostat menjaga suhu mesin agar stabil di angka 85-90 derajat celcius untuk selalu mendapatkan pembakaran yang sempurna. Sehingga dengan demikian akan membuat kinerja mesin maksimal.

Disinilah salah satu fungsi dari Thermostat pada mesin mobil, yaitu untuk mengatur buka tutup sirkulasi cairan (coolant) pendingin mesin.

Baca Juga: Penyebab Kompresi Mesin Hilang dan Cara Mengatasinya

Gambaran proses sederhana sirkulasi air dalam sistem pendingin

Sirkulasi air pendingin pasa sistem pendingin mesin harus terjadi dengan baik, agar suhu kerja mesin tetap terjaga untuk mendapatkan performa yang baik. Berikut adalah proses alur sirkulasi air pendingin pada sistem pendinginan mesin.

  1. Air Pendingin dipompa oleh water pump ke arah mesin.
  2. Air pendingin melewati dan mendinginkan mesin melalui sela sela yang di sebut water jacket.
  3. Air bersuhu panas setelah mendinginlan mesin menuju ke radiator melewati thermostat.
  4. Dari Thermostat melalui selang radiator air pendingin menuju Radiator.
  5. Air atau coolant yang panas akan di dinginkan oleh radiator dengan melalui kisi lisi radiator di bantu dengan hembusan angin dari kipas radiator.
  6. Suhu air yang sudah turun setelah melalui kisi-kisi di radiator kemudian keluar dari selang radiator bagian bawah akan di putarkan dan di pompakan kembali kedalam mesin (water jacket) dan begitu seterusnya.

Baca Juga: Cara Setting Alarm Kijang Innova dan Fortuner

Lalu Bagaimana Jika Thermostat di lepas?

Pengaruh thermostat di lepas secara tidak langsung akan sangat mengganggu kinerja mesin itu sendiri, mengapa demikian? Karena mesin tidak akan mencapai suhu kerja maksimal, selain itu bahan bakar akan menjadi boros. Yang terjadi adalah pembakatan tidak akan sempurna.

Dalam jangka panjang pelepasan thermostat akan mengakhibatkan mesin tidak awet atau bertahan lama.
Tanpa termostat sirkulasi cairan pendingin terlalu cepat(lancar), akibatnya air yang belum sempat didinginkan oleh radiator sudah keburu masuk ke dalam water jacket pada mesin. Dan sebaliknya, air yang belum mencapai suhu kerja ideal sudah keburu dialirkan ke radiator.

Baca Juga: Fungsi Thermostat Pada Sistem Pendingin AC Mobil

Cara Kerja dan Bagian-Bagian, Fungsi Thermostat Pada Sistem Pendingin Mobil

Pengertian dan Fungsi Thermostat РSistem pendingin mesin merupakan suatu komponen yang sangat penting dan dibutuhkan untuk menjaa mesin agar temperatur tetap dalam suhunya. Mesin membutuhkan suhu berkisar antara 80-90 derajat celcius untuk menghasilkan kinerja yang optimal, untuk itu di butuhkan thermostat untuk mengatur suhu kepada mesin pada sistem pendingin. Thermostat adalah katup yang terdapat pada saluran pendingin yang terpasang pada input dari radiator yang sistem kerjanya membuka dan menutup secara otomatis saluran ini pada suhu tertentu untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Banyak sering terjadi saat mesin overheat dan kebetulan melakukan pengecekan ke bengkel, ada beberapa mekanik yang menyarankan untuk melepas Thermostat ini, dengan alasan supaya sistem pendinginan lancar dan tidak terganggu karena Thermostat yang macet menghalangi, dalam hal ini saat kondisi urgent memang tidak masalah tapi segera di ganti dan d pasang baru jika waktu dan part tersedia. Karena Thermostat sendiri memiliki beberapa fungsi yang penting.

Fungsi Thermostat

Thermostat memiliki peran dan fungsi yang sangat penting yaitu:

  • Membuka katup saat suhu air pendingin sudah mulai tinggi (80-90 derajat celcius) sehingga air pendingin akan tersirkulasi keseluruh sistem pendingin untuk menjaga agar mesin tidak overheat.
  • Menutup katub saat suh air pendingin saat suhu air pendingin masih rendah atau di bawah 80 derajat.
  • Membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Mengapa Thermostat diperlukan pada mesin?

Thermostat biasa terpasang pada sistem pendingin yang menggunakan media air ke radiator. Sistem pendinginan ini air berfungsi sebagai penghantar perpindahan panas dari silinder blok mesin ke radiator untuk kembali didinginkan dengan fan radiator. Akan tetapi mesin juga membutuhkan panas pada suhu tertentu yaitu 90an derajat celcius untuk mendapatkan kinerja mesin yang optimal.

Sehinga jika tidak terdapat pengaturan aliran pada sistem pendingin maka yang terjadi adalah terjadi sirkulasi air terus menerus yang akan mengakibatkan suhu mesin tidak akan tercapai yang berdampak pada kinerja mesin yang kurang optimal dan berefek pada emisi gas buang dan konsumsi bahan bakar yang kurang efisien (akan menjadi boros bbm dan biasanya knalpot berasap hitam).

Maka dari itu sebelum suhu kinerja mesin tercapai, proses pendinginan harus di hentikan. Nah disinilah Fungsi Thermostat yang akan menutup aliran air pendingin pada sistem pendinginan saat suhu kinerja mesin belum tercapai.

Bagian-bagian Thermostat

Pada Thermostat sendiri memilki beberapa komponen yang menjadi satu kesatuan yaitu:

Bagian Thermostat
Bagian Thermostat
  • Thermostat Valve, Bagian ini berfungsi sebagai pintu air pada Thermostat yang berbentuk seperti plat tipis.
  • Control Hole,¬†Lubang kecil ini berfungsi sebagai supplay air jika terjadi kekurangan pada water jacket.
  • Pegas Thrmostat, Berfungsi sebagai pegas untuk mengembalikan katup ke posisi semula.
  • Wax Sealed, Wax sealed ini berfungsi sebagai pengatur pembukaan katup Thermostat

Cara Mengecek Kinerja Thermostat

Cara mengecek kinerja Thermostat apakah bekerja dengan normal sangatlah mudah, anda hanya cukup menyediakan air, heater pemanas air dan thermometer. langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Pertama tama masukkan Air kedalam panci secukupnya untuk merendam Thermostat.
  • Letakkan Thermostat kedalam panci yang sudah terisi air, kemudian segera mulai panaskan dengan heater.
  • Amati dan ukur peningkatan suhu air dengan menggunakan Thermometer.
  • Mulai amati Thermostat saat suhu air pada thermometer mencapai 75 derajat Celcius harusnya mulai membuka meski masih sedikit.
  • Saat Suhu air mencapai >80 derajat celcius Thermostat mulai membuka sepenuhnya.

Dengan percobaan tadi diatas jika Thermostat pembukaannya berlangsung sesuai dengan spesifikasinya maka masih bagus dan bisa dikatakan normal. Akan tetapi jika sudah diatas 80 derajat celcius belum membuka juga berarti Thermostat tersebut sudah tidak normal atau rusak. Segeralah ganti baru.

Berapa Kisaran Harga Thermostat

Harga Thermostat cukup bervariasi berkisar antara 150-300ribu Rupiah untuk mobil menengah. tergantung merek dan tipe mobil. Akan tetapi untuk Thermostat Elektrik lebih mahal karena menggunakan solenoid sebagai pengganti wax sealed dan sudah terintegrasi dengan sistem EFI pada Mobil yang berkisar antara 400-600 ribuan.

Baca Juga:

error: Content is protected !!