Serba Channel YoutubeKunjungi Youtube Kanal Kami, Jangan Lupa Subscribe!!

Tag: Engine

Fungsi Blok Silinder (Cylinder Block), dan Jenis-Jenisnya

Pada kesempatan kali ini Serba.sitE akan membahas seputar tentang Fungsi blok silinder (Cylinder Block) yang menjadi komponen utama dalam mesin kendaraan selain kepala silinder dan kedua komponen ini saling berperan sebagai penghasil tenaga laju kendaraan dengan proses pembakaran. Blok silinder memiliki bentuk yang berbeda beda tergantung pada tipe mesin mobil itu sendiri. Pada sistem pembakaran mesin terdapat riang bakar yang sering di sebut internal combustion engine, sistem kerja pembakaran ini terjadi karena peran beberapa komponen mesin terutama blok silinder, piston, kepala silinder dan bagian bagian lainya yang menempel pada komponen utama tersebut.

Blok Silinder (Cylinder Block)

Terjadinya pembakaran mesin pada ruang bakar terjadi karena adanya piston yang bekerja naik turun, yakni bekerja melakukan langkah Isap, Kompresi, Usaha, dan Buang untuk mesin 4tak, sedangkan yang berperan untuk mendapatkan langkah-langkah tersebut piston berada pada dalam tabung silinder yang diletakkan di sebuak blok, nah blok ini lah yang di sebut sebagai blok silinder. Untuk Mesin Bensin dan Mesin Diesel blok silinder tidak memiliki perbedaan semua mekanisme dan bentuknya pun hampir sama.

Fungsi Blok Silinder

Bahan material untuk blok silinder ini jaman dahulu masih menggunakan bahan keseluruhan besi tuang, sehingga banyak kalangan pengguna mobil dan pemilik bengkel menilai bahwa blok silinder pada masa dahulu terkenal sangat kokoh. Namun dengan perkembangan jaman dan teknologi yang makin canggih saat ini blok silinder di desain dengan menggunakan bahan campuran besi tuang dan aluminium, hal ini selain untuk menghemas biaya juga mengurangi  beban dan dapat lebih baik untuk meradiasikan panas. Kendaraan-kendaraan yang sudah menggunakan blok mesin berbahan aluminium saat ini adalah seperti Mitsubishi Expander, Daihatsu Ayla, All New Yaris, Innova Venturer, dan pokoknya mobil-mobil keluaran diatas 2000an.

Fungsi Blok Silinder (Cylinder Block)

Blok silinder memang memiliki peran yang sangat penting dalam sisitem penghasil tenaga putar pada mobil, yakni sangat berperan untuk menghasilkan pembakaran dengan sistem kerja menopang gerakan piston naik turun untuk menghasilkan langkah ISAP,KOMPRESI, USAHA, dan BUANG. untuk lebih jelasnya fungsi blok silinder adalah:

  1. Fungsi Blok Silinder sebagai tempat atau rumah dudukan silinder dan kepala silinder.
  2. Fungsi Blok Silinder sebagai tempat jalur sistem pendingin mesin yakni Water Jacket yang akan bersirkulasi ke Radiator.
  3. Fungsi Blok Silinder sebagai Penopang gerakan piston naik turun saat langkah isap, kompresi, usaha, dan buang.
  4. Fungsi Blok Silinder sebagai tempat mekanisme poros engkol (termasuk Poros Engkol, Metal duduk, Metal Jalan,Con rod, Piston, dll)
  5. Fungsi Blok Silinder sebagai komponen yang berperan sebagai penunjang proses pembakaran untuk menghasilkan tenaga putar pada mesin.
  6. Fungsi Blok Silinder sebagai tempai intik meletakkan no ID mesin.

Jenis-Jenis Blok Silinder

Blok silinder memiliki kinerja yang sangat penting ini memiliki persaratan yang wajib yakni harus keras dan kaku. Untuk menghindari perubahan elastisitas pada bentuknya itu sendiri. Kemudian denga kinerja mesin yang dimungkinkan untuk bekerja dalam waktu yang lama blok silinder harus memiliki bahan yang kuat dan tentunya juga memiliki beban yang ringan. Block Cylinder juga harus didukung dengan pendinginan yang bagus makanya di desain menggunakan waterjacket. Blok silinder memiliki jenis yang berbeda-beda, berikut penjelasan mengenai Jenis-jenis Blok Silinder.

  1. Blok Silinder Tipe In Line: Blok silinder ini memiliki rancangan dengan lubang silinder atau piston dengan pemasangan dalam satu baris. Tipe silinder ini memiliki konstruksi yang sederhana, perawatan mudah dan tidak memiliki getaran yang lebih. Cocok di gunakan untuk mesin bersilinder 4 keatas. Tidak cocok digunakan 3 silinder.
  2. Blok Silinder Tioe V: Blok mesin ini di desain dengan lubang silinder pemasangan atau konstruksi berbentuk V (V-Shape). Konstuksi ini sangat cocok digunakan untuk mesin dengan cc besar. Yakni 6 silinder keatas, dan tipe ini memungkinkan untuk mengurangi panjang dan tinggi mesin.
  3. Blok Silinder Tipe Horizontal Berlawanan: Blok silonder ini dirancang dengan silinder berlawanan sehingga pemasangan piston pun berlawanan satu sama lainya. Tipe ini sangat jarang digunakan karena memiliki pusat grafitasi yang sangat rendah.
  4. Blok Silinder Tipe Miring (Slant): Blok silinder ini dirancang hampir mirip dengan tipe in-line yakni dengan silinder segaris. Akan tetapi dibuat sedikit miring ke arah suatu sisi. Desain ini dirancang untuk mengurangi tinggi mesin.

Demilian bahasan Serba.sitE kali ini mengenai Fungsi Blok Silinder (Cylinder Block), dan Jenis-Jenisnya, semoga bermanfaat.

Penyebab Mesin Mobil Mati Mendadak

Serba.sitE – Mesin mobil mati mendadak saat di kendarai di pengaruhi oleh beberapa faktor, bayangkan saja alih alih kita akan bertamasya yang melampauhi perjalanan yang jauh tiba-tiba mesin mobil mati mendadak dan kita tidak mengetahui beberapa faktor apa penyebabnya, hal ini akan membuat kita merasa gaduh dan tidak jadi mendapatkan kegembiraan yang akan di lalui. Untuk mengetahui penyebab mesin mobil mati mendadak setiap mobil akan berbeda beda tergantung jenis mobil dan teknologi mesin mobil yang di gunakan.

Ada beberapa hal penyebab yang sepele seperti busi mati, atau faktor lain yang sangat krusial yang menyebabkan mesin mobil mati mendadak dan mengakibatkan kerusakan yang fatal. Oleh karena itu di saran kan agar melakukan service rutin yang di rekomendasikan oleh bengkel resmi sesuai dengan brand masing masing mobil. Dalam hal ini Serba.sitE akan membahas beberapa faktor utama penyebab mesin mobil mati mendadak atau mesin tiba-tiba mati sendiri.

  • Tidak mendapat suplai bahan bakar

Dalam hal ini yang sering terjadi adalah pompa bensin atau pompa bahan bakar yang rusak. Sehingga mengakibatkan suplai bahan bakar menuju ruang bakar tidak terjadi. Hal ini karena tidak ada pemompaan bahan bakar menuju ke nozle sehingga tidak dapat mengabutkan bahan bakar ke ruang bakar. Jika sistem suplai bahan bakar menggunakan teknologi injeksi atau ke karburator jika sistem suplai bahan bakar yang menggunakan sistem karburator.

Atau yang paling sering dialami adalah kerusakan pada sistem indikator bahan bakar yang problem. Dimana dalam keadaan bahan bakar habis, indikator bensin tetap mengindikasikan bahwa masih ada. Hal ini sebenernya dalam tangki bahan bakar tersebut sudah habis sehingga pompa bahan bakar tidak bisa memompakan bahan bakar ke injector atau nozle. Biasanya keadaan ini terjadi akibat pelampung bensin macet karena tangki bahan bakar terkena benturan sehingga penyok dan mengganggu fungsi normal pelampung bahan bakar.

  • Over Heat atau Temperatur tinggi

Biasanya OverHeat ini terjadi akibat sistem pendingin pada mesin mobil rusak atau ada beberapa komponen pada sistem pendingin mesin yang rusak. Sehingga perputaran air pendingin yang terjadi pada sistem pendinginan tidak terjadi secara normal. Hal ini bisa di akibatkan beberapa hal antara lain radiator bocor, selang radiator pecah, kipas pendingin tidak bekerja, water pum rusak, tali kipas water pump putus dan masih ada kemungkinan yang lain.

Saat mesin Overheat ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi jika sampai packing silinder head bocor, silinder kop bengkok, atau silinder head retak hal ini akan mengakibatkan kerusakan yang terjadi fatal yang harus di lakukan service besar pada mesin atau overhoul. Sehingga untuk menghindari hal hal demikian selalu periksa sistem pendingin yaitu air radiator selalu dicek. Belt water pum dan belt lainya selalu ganti sesuai waktu dan rekomendasi bengkel resmi. Dan sering menengok indikator temperatur saat bepergian jauh jika udah mulai naik atau berkedip jika sistem digital segeralah berhenti dan periksa sistem pendingin.

  • Timing Belt Putus

Banyak kejadian pada mobil hal ini yaitu mesin mobil berhenti mendadak akibat Timing Belt putus. Jika ini terjadi maka akan berdampak banyak komponen pada mesin yang rusak dan kejadian ini bisa berakibat sangat fatal. Bahkan yang rusak pada komponen ini adalah komponen kompoonen yang penting yang harganya cukup merogoh kantong. Dampak atau resiko timing belt putus terhadap mesin mobil adalah sebagai berikut:
1. Klep mesin  bengkok karena bertubrukan dengan piston.
2. Piston rusak karena terjadi tabrakan dengan klep kemungkinan bisa terjadi piston berlobang.
3. Pada kendaraan tertentu jika timing belt putus hanya akan menyebabkan mesin tidak bisa hidup. Tanpa terjadi tabrakan antara klep dan piston. Hal ini tergantung dari konstruksi bentuk bagian atas pada piston.

  • Tidak Terdapat Bunga Api pada Busi

Sistem pengapian juga sangat berpengaruh pada kinerja mesin mobil hal inipun juga bisa terjadi pada motor. Jika pengapian tiba-tiba hilang maka mesin akan tiba-tiba berhenti juga. Hal-hal yang mengakibatkan pengapian tib-tiba hilang bisa terjadi beberapa faktor yaitu Koil pengapian rusak, igniter dan TCI (Transistor Cotrol Ignition) rusak, Fuse Ignition putus, ECM problem, Delco rusak, kabel busi putus atau busi mati dan sebagainya. Untuk menghindari hal-hal yang demikian tetap rekomendasi untuk service rutin ke bengkel resmi. Untuk mengetahui hal-hal atau komponen mesin yang perlu di ganti. Karena mesin mobil memang ada bebrapa yang perlu penggantian berkala dalam jangka pendek dan ada yang perlu dalam jangka panjang.

Demikian ulasan tentang mesin berhenti mendadak dan 4 hal faktor terpenting yang perlu di perhatikan jika terjadi perjalanan anda. Semoga tips & trick tulisan ini bermanfaat, jangan lpa isi masukan dan komentar pada kolom komentar dibawah ini. Salam Otolovers.

Lampu indikator Engine Check Menyala? Jangan Cemas

Engine Check

Jika lampu indicator engine check menyala? jangan cemas, apa yang harus di lakukan? jangan  panik dahulu sahabat Serba.sitE ada beberapa hal yang sangat perlu di perhatikan dan kemungkinan bias di perbaiki atau di cari sendiri sebelum kita berangkat ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Yang perlu di perhatikan adalah yang paling pertama harap anda yang mengalami hal seperti ini tetap tenang dan jangan terlalu panic atau gusar.

Indikator engine check menyalaKetika hal ini terjadi lampu indicator engine menyala mendadak atau biasa di sebut oleh pakar otomotif MIL (Malfungtion Indicator Lamp) sebenarnya beberapa mobil sudah ada yang di lengkapi dengan system Safe Mode atau pengalihan Mapping ECU. Kemudian yang paling penting dalam keadaan lampu indikator engine check menyala ini rasakan keadaan mesin. Apabila kita tidak sempat atau takut mengeceknya sendiri di jalan pastikan mobil walaupun tetap di paksa untuk jalan mencari sebuah bengkel mobil ini tidak terjadi hal hal yang aneh yaitu brebet. Atau biasanya mesin pincang dan selalu waspada jika tiba tiba temperature mesin naik.

Jika terjadi brebet atau mesin pincang bahkan temperature mesin naik segeralah telephone derek mobilsupaya lebih aman dan jangan di paksakan.

Baca Juga : Penyebab Pompa Bensin Rusak

Apa Yang Perlu dilakukan jika Indikator Engine Check Menyala?

Jika kendaraan masih bisa di paksa jalan dan tidak terjadi hal hal yang aneh. Berarti lampu indicator engine check menyala ini tidak mengakibatkan kejadian yang fatal, jika berpengalaman tetap tenang dan berhenti kemudian cek beberapa hal berikut.

  1. Lampu indicator engine check menyala ini tidak selalu menginformasikan hal yang fatal. Cek soket soket yang kendor. Jika terlihat kemasukan air segeraah di bersihkan dan di keringkan,
  2. Cek beberapa jalur kabel yang mengarah ke mesin maupun ke ECU. Apakah ada yang putus. Jika ada yang putus sambunglah dengan benar pastikan menggunakan pengaman yang baik setelah tersambung.
  3. Cek tutup saringan udara apakah terpasang dengan benar karena hal ini beberapa mobil ada yang terkait dengan masalah ini.
  4. Biasanya masalah ini terjadi pada soket Engine temperature sensor. Karena saya baru saj mengalami dan kemudian ganti soket langsung beres.
    Indikator engine check menyala
    Engine City Z
    Indikator engine check menyala
    Engine Temperature Sensor

    Indikator engine check menyala
    Posisi Engine Temperature Sensor
  5. Ada beberapa mobil yang hanya perlu dilakukan reset ECU. Dengan cara melepas koneksi kelistrikan dari AKI selama 30 detik kemudian pasang kembali sumber kelistrikan ke aki. Tapi ada beberapa mobil yang harus di cek dengan menggunakan software tertentu dengan perangkat computer contohnya mobil mobil eropa.
  6. Jika masih bias di paksakan jalan dengan baik bawalah mobil atau kendaraan anda ke bengkel kepercayaan anda. Supaya bias di tangani dengan benar dan cepat.

Demikian pembahasan kali ini tentang jika lampu indikator engine check menyala tiba tiba di jalan, semoha pembahasan kali ini dapat membantu dan bermanfaat. selamat mencoba.

error: Content is protected !!