Tag: Busi

Perbandingan Busi Racing dan Busi Standart

Perbedaan Busi Racing dan Busi Standar

Kali ini Serba akan membahas masalah perbandingan busi racing dan busi standar, banyak temen yang minta saran, busi racing apa sih yang cocok untuk motor ini? mungkin pertanyaan tersebut juga sering terdengar di telinga anda semua

Konstruksi Busi

Busi memiliki proses kerja(pembakaran) self-cleaner! bahasa simpelnya yaitu pembersihan -sendiri. Nah disini banyak orang tidak paham! Busi racing dan busi es-te-de memiliki angka self-cleaner yang berbeda. busi racing bekerja pada range temperatur yang tinggi. hal tersebut tentu saja diperoleh pada putaran mesin yang tinggi.

Pada rpm yang tinggi ini self-cleaner busi racing bekerja, jadi kalo  rpm-nya rendah self-cleaner gak jalan, businya akan terjadi ngupil (berkerak), tenaga juga akan drop dan busi cepat mati!

Dalam pengapian, busi tidak bekerja sendiri. ada komponen lain yang menunjang kinerjanya, mulai dari pulser/sensor, CDI juga koil. kalo komponen-komponen yang lain saja masih standart berarti api yang di umpan dari koil juga segitu-segitu aja! nah disini busi racing tidak bisa menerima perlakuan yang standart, karena busi racing sendiri di desain para engineer-nya untuk kompetisi.

Bagaimana Cara Memilih Busi yang Tepat Untuk Mesin?

Pilih seri busi yang paling sesuai dengan kompresi motor Standart dapat di lihat dari kode busi. Misalnya ND atau NGK, rumusnya semakin kecil kode, maka semakin rendah pula self-cleaner nya. Di serinya ada angka 6, 7 dan seterusnya.

Self Cleaning Busi
Self Cleaning Busi

Beda di bahan dasar elektrodanya.Kalau busi standar berbahan nikel, sementara busi racing (sebutan tepatnya busi HIGH PERFORMANCE) berbahan platinum dan iridium.

Beda bahan dasar tentu berbeda kemampuannya dalam menerima dan melepas tegangan arus listrik. Nikel sanggup menyalurkan tegangan dari 10.000-12.000 volt. Artinya, nikel kelabakan menerima tegangan dibawah 10.000 volt dan kedodoran diatas 12.000 volt.

Platinum sanggup menyalurkan dari 8.000 volt sampai 15.000 volt. Sedangkan Iridium dari 5.000 volt sampai 18.000 volt. Dari sini bisa terlihat bahwa Iridium adalah bahan dasar elektroda yang paling bagus kemampuannya.

Sebab namanya busi yang baik tidak hanya mampu menerima arus/tegangan tertinggi, tapi juga efisien menyalurkan daya yang rendah. Yang penting perlu diperhatikan adalah koil-nya, bila pakai koil racing wajib pakai busi platinum atau iridium, bila pakai busi nikel (standar) kagak tahan, akan meleh elektrodanya akibat arus yang besar dari koil racing tersebut.

Busi Iridium dan Busi Standart
Busi Iridium dan Busi Standart

Baca Juga: Dyno Test Apa Fungsinya? Perlukah Untuk Mesin?

Lalu Apakah Perbedaan Busi Rasing dan Busi Standar yang Paling Mendasar?

Perlu di ketahui juga titik lebur tertinggi dipegang oleh iridium (2400 derajat celcius), lalu platinum ( 1900derajat celcius), nikel(1400derajat celcius), emas (1100derajat celcius) dan perak (800 derajat celcius).

Busi racing bekerja pada termperatur yang tinggi. Untuk mencapai hal tersebut banyak cara yang bisa dilakukan. dari langkah pertama yaitu menaikkan kompresi. Bisa ditempuh dengan berbagai cara, mulai dari over size,mengurangi packing atau mengurangi ketinggian ruang bakar (memapas head silinder).

langkah kedua adalah menyesuaikan pengapian. karena kompresi sudah naik maka pengapian juga harus advance. Yaitu dengan mengganti CDI standart dengan CDI yang programmable. CDI ini juga memiliki angka limit yang tinggi, biasanya diatas 12000rpm.
langkah ketiga yaitu menyesuaikan octane BBM. hal ini dilakukan untuk menghilangkan gejala detonasi. Pilih yang angka RON dan MON-nya yang tinggi di atas 92.

Sehingga jelas, jika motor Standart pake busi racing pasti cepet mati dan seperti brebet. kalo ada yang bilang aku pake busi tipe iridium tapi oke-oke saja.

Berarti anda beli yang elektrodanya iridium yang untuk harian! karena elektroda busi sendiri ada bermacam-macam dari tembaga, platinum, iridium, silver/gold (khusus silver/gold indent). Elektroda tersebut memiliki daya hantar yang berbeda, semakin bagus daya hantarnya ya semakin mahal.

Demikian bahasan Serba.sitE mengenai perbandingan busi racing dan busi standart, Semoga bermanfaat.

Penggantian Busi Berdasarkan Jarak atau Waktu?

Busi merupakan komponen utama pada sistem pengapian pada mobil dan motor, oleh karena jadwal penggantian busi harus di perhatikan untuk mendapatkan pengapian yang sempurna maka pengecekan busi sangat penting dan memang perlu dilakukan pengecekan berkala, untuk mobil jika salah satu busi ada yang mati maka pengapian yang di hasilkan tidak sempurna selain mengakibatkan mesin pincang (khusus Untuk mobil) sehingan stasioner gak langsam dan tenaga jadi ngedrop, juga akan mengakibatkan kerak di ruang bakar yang cukup tebal.

Jadwal Penggantian Busi
busi bosch kaki dua

Kapan di lakukan Penggantian Busi?

Busi merupakan komponen yang memiliki umur pakai. Yang berarti dalam waktu yang ditentukan oleh pabrikan wajib di ganti baru supaya pengapian optimal. Sehingga campuran bahan bakar akan terbakar dengan sempurna. Lalu kapan di lakukan penggantian busi berdasarkan jarak atau waktu? dalam hal ini cukup membingungkan bagi kaum awam atau beberapa orang yang baru menggunakan atau membeli mobil dan motor.

Lalu Kapan Jadwal Penggantian Busi Yang Tepat?

Dalam hal kapan waktu penggantian busi sebenarnya tidak ada patokan jarak atau waktu yang sangat detail. Akan tetapi melihat kondisi pemakaian saja, apakah pemakaian harian yan full atau cuma sesekali dalam seminggu, sesekali dalam sebulan,atau bahkan waktu usia busi itu sendiri.

Biasanya beberapa produsen mobil membatasi waktu penggantian jadwal melalui jarak pemakaian. Akan tetapi menurut saya adalah kedua ini benar tapi tidak ada batasan waktu karena memang kodisional tergantung banyak hal. Maksud dari kondisional di sini dimana jika kendaraan di pakai harian di daaerah jakarta yang sering terjadi macet. Sehingga kendaraan sering menyala dalam kondisi diam yang nyala perlu dilakukan pengecekan lebih sering berbeda dengan mobil yang di gunakan di daerah perkampungan atau jarang terkena macet.

Dalam hal ini Jenis busi yang di gunakan juga sangat mempengarui untuk kapan penggantian busi. Sebagai contoh busi iridium jelas kemampuanya lebih unggul dibandingkan dengan busi standart akan tetapi tergantung kondisi mobil juga apakah sudah di modifikasi atau masih standart. Jadi intinya dalam hal ini untuk komponen atau sparepart dalam penggantian faktor penentunya banyak contoh soal Busi ini. Rekomendasi saya lebih baik mengikuti aturan bengkel resmi untuk anjuran pengecekan, dan service berkala karena bengkel resmi lebih bisa merekomendasikan kapan saatnya penggantian sparepart.

Demikian tulisan saya kali ini tentang penggantian busi berdasarkan jarak atau waktu? semoga bermanfaat untuk sahabat otomotif.

Related post perbandingan busi iridium dan standart

error: Content is protected !!