Merawat Sistem Injeksi Mobil, Begini Caranya!

Merawat injeksi sistem mobil memang wajib dilakukan pemilik kendaraan. Sercice dan perawatan kendaraan secara berkala perlu di lakukan untuk menjaga agar keadaan dan performa mesin mobil selalu terjaga dan awet. Untuk melakukan perawatan kendataan secara berkala ada beberpa yang bisa di lakukan sendiri atau hatus di lakukan di bengkel.

cara merawat Sistem Injeksi Mobil

Kendaraan khususnya mobil terbagi menjadi dua berdasarkan sistem pembakatanya. Yaitu mulai saat ini jaman modern menggunakkan sistem injeksi atau teknologi sebelumnya dengan sistem pembakatan konvensional menggunakan karbutator.

Sistem injeksi pada bahan bakat adalah suatu proses dimana sistem pembakaran (Internal Combustion Engine) yakni suplay bahan bakar yang di kirimkan ke ruang bakar melalui sistem injeksi. Dimana di masing masing silinder suplay bahan bakar di lakukan oleh injektor. Sistem ini lenih efisien karen selain mejjngkatkan tenag juga lebih efisien untuk penggunaan bahan bakat di banding dengan menggunakan karbutator. Jadi menggunakan sistem injeksi lebih irit di banding dengan mengginakan sistem karburator. Dalam sistem injeksi bahan bakar yang di kabutkan bisa di control oleh suatu komponen yang dinamana ECU (Electeonic Control Unit) sehingga bisa di setting sesui dengan kebutuhan.

Baca Juga: Sistem Injeksi Sepeda Motor dan komponen Electronic Fuel Injection

Lalu Bagaimana Cara Merawat Sistem Injeksi Mobil

Demi menjaga kinerja dan tenaga yang powerfull maka kendaraan perlu dilakukan perawatan berkala termasuk sistem injeksi. Di sini akan saya bahas mengenai caraa merawat sistem injeksi mobil yaitu:

1. Bersihkan Filter Bensin dan Udara

Filter udata merupakan sparepart yang sangat penting dalam mesin mobil karena berfungsi untuk mneyaring udata yang masuk di hisap oleh throttle body. Bayangkan jika udata yang masuk kedalam throttle bodi tidak di saring pastinya dalam intake dan ruang bakat akan cepat kotor dan berkerak. Hal ini yang akan menggangu proses kerja klep.
Meskipun usia pakai filter pada mesin injeksi sebih lama di bandingakan mesin berkarbutator akan tetapi rajin-rajinlah untuk mengontrolnya, segera ganti jika sudah tidak layak lagi.

2. Merawat Sistem Injeksi Mobil dengan Membersihkan Throttle Body

Merawat injeksi mobil sallah satunya adalah dengan cara membersihkan throttle body. Karena bagian ini yang berfungsi untuk mengatur udara yang masuk kedalam ruang bakar untuk proses pembakaran. Dalam throttle body terdapat filter udata yang wajib juga di perhatikan. Bersihkan jika kotao atau ganti jika sudah tidak layak.

Jika tidak di bersihkan yanh perma kalii adalah akan mengganggu setingan idle bahkan biasanya akan drop saat posisi idle. Jika tidak di bersihkan secata berkala akan mengakibatkan mesin pincang sehingga mesin terasa bergetar.

3. Bersihkan Sensor-sensor

Kemudian salah satu cara merawat injeksi berikutnya adalah dengan cara cek dan membersihkan sensor -sensor. Sebelum melakukan ini jika memungkinkan scan dengan menggunakan scanner untuk mengetahui apakah ada yang problem atau tidak. Setelah itu bersihkan bagian-bagian yang berkaitan seperti injektor, idle, sesnsor pengapian, sensor IACV dan lain sebagainya.

Jika mendapati kotor anda perlu memeriksa dan memberaihkanya dengan menggunakan cairan cleaner seperti contact cleaner. Setelah semuanya di bersihkan anda rakit kembali dan jangan lupa lakukan pengecekan dan scanning ulang.

4. Merawat Sistem Injeksi Mobil dengan Membersihkan Nosel Injektor

Perawatan dan pengecekan nosel injektor merupakan hal yang hatus dilakukan untuk merawat injeksi mobil. Biasanya nosel injektor ini di bersihkan bagian luar dengan cairan pembersih seperti contav cleaner atau semprot dengan bahan bakar seperti premium. Setelah itu anda bisa lakukan cara membersihkan injektor seperti video di bawah ini.

Hal ini dilakukan untuk membersihkan kerak yang menempel pada saluran nosel injektor. Dengan demikian jika saluran nosel pada injektor terhambat, maka pengkabutan bahan bakar yang di semprotkan ke ruang bakar tidak akan terjadi secara maksimal. Sehingga mesin pun tidak akan bekerja dengan maksimal. Power drop.

5. Penyetelan Karbon Monoksida

Kemudian tips merawat injeksi mobil berikutnya adalah dengan setelan idle dan CO (Carbon Monoksida) yang benar. Ini dilakukan agar pembakaran yang dihasilkan maksimal karena campuran udara dan bahan bakar di harapkan sesuai.

Idealnya setelam CO ini di bawah 1% atau sesuai dengan petunjuk buku manual. Anda bisa menyetel dan mengukurnya dengan engine analyzer. Karena jika ini tidak maksimal maka emisi gas buang yang di hasilkan todak akan memenuhi standart.

6. Perhatikan Kondisi Aki

Kondisi aki juga harus di perhatikan karena Aki yang besfungsi untuk mendistribusikan kelistrikan dalam kelistrikan mobil. Sistem injeksi sangat berpengaruh dengan pasokan kelustrikan yang bagus dan stabil. Jika Aki bagus dalam pengecekan jangan lupa untuk pengecekan pada sistem pengisian khususnya alternator.

Jika kelistrikan dan tegangan yang di kirimkan ke seluruh komponen dengan stabil maka akan membantu memperpanjang komponen-komponen kelistrikan khususnya ECU.

Demikian ulasan serba kali ini mengenai Tips Merawat Injeksi Mobil, semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang tepat untuk anda. Ssilahkan berlangganan untuk mendapatkan berita dan tips and tricks selanjutnya..terima kasih…

Baca Juga :Cara Membersihkan Injektor Sistem EFi Dengan Mudah

error: Content is protected !!